Connect with us

Pemerintah

Pemprov Kaltim Tegaskan Transparansi Dana Hibah LPTQ 2025 di Tengah Isu Negatif

Published

on

Pemprov Kaltim Tegaskan Transparansi Dana Hibah LPTQ 2025 di Tengah Isu Negatif

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) secara tegas membantah isu negatif yang beredar di berbagai platform media online terkait pengelolaan dana hibah untuk Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) tahun anggaran 2025. Melalui klarifikasi resmi yang diterbitkan oleh Sekretariat Daerah bersama Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Pemprov Kaltim berupaya meredam spekulasi dan memastikan publik memahami mekanisme serta peruntukan anggaran tersebut. Langkah proaktif ini diambil menyusul adanya sorotan dan dugaan ketidakberesan yang menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai transparansi penggunaan dana publik.

Klarifikasi ini menjadi penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan daerah, khususnya dalam alokasi dana hibah yang kerap menjadi sorotan. Pemprov Kaltim menegaskan komitmennya terhadap prinsip akuntabilitas dan keterbukaan dalam setiap tahapan pengajuan hingga pencairan dana, sekaligus menepis narasi yang cenderung bias atau tidak berdasarkan fakta. Masyarakat berhak mendapatkan informasi yang jelas dan akurat, terutama berkaitan dengan penggunaan uang negara.

Menanggapi Sorotan Publik dan Isu Negatif

Isu miring seputar dana hibah LPTQ 2025 muncul dari berbagai diskusi di media sosial dan beberapa portal berita yang mempertanyakan besaran alokasi serta proses verifikasi. Beberapa rumor bahkan menyebutkan adanya potensi mark-up anggaran atau ketidaksesuaian prioritas. Sorotan serupa pernah muncul pada anggaran tahun sebelumnya, sehingga Pemprov Kaltim merasa perlu untuk segera memberikan penjelasan komprehensif agar tidak terulang kesalahpahaman. Sekretariat Daerah Kaltim menyadari bahwa informasi yang tidak lengkap dapat memicu interpretasi keliru dan merusak citra pemerintah daerah.

Kepala Biro Kesra, dalam pernyataan tertulisnya, menekankan bahwa seluruh proses pengajuan dan penetapan dana hibah LPTQ 2025 telah melalui mekanisme yang sangat ketat dan terukur. Prosedur ini tidak hanya mengacu pada Peraturan Gubernur, tetapi juga selaras dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) mengenai pedoman pemberian hibah dan bantuan sosial yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Tahapan mulai dari pengajuan proposal, evaluasi kelayakan, verifikasi lapangan, hingga persetujuan akhir dalam APBD, semuanya tercatat secara transparan.

Detail Klarifikasi dan Mekanisme Transparansi

Dalam klarifikasinya, Pemprov Kaltim secara rinci menjelaskan beberapa poin kunci:

  • Proses Pengajuan: LPTQ sebagai lembaga yang mengajukan hibah, wajib menyampaikan proposal yang berisi rencana kegiatan, rincian anggaran, serta tujuan program. Proposal ini kemudian ditinjau oleh tim verifikator dari Biro Kesra dan instansi terkait lainnya.
  • Verifikasi Ketat: Tim verifikator memastikan proposal tersebut relevan dengan visi dan misi pembangunan daerah, serta memiliki dampak positif yang jelas bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan nilai-nilai keagamaan dan pembinaan tilawatil Quran.
  • Peruntukan Anggaran: Dana hibah LPTQ 2025 dialokasikan untuk berbagai program strategis, antara lain:
    • Pembinaan qari dan qariah di seluruh tingkatan.
    • Penyelenggaraan pelatihan dan workshop peningkatan kualitas dewan hakim.
    • Persiapan dan partisipasi dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi dan nasional.
    • Pengembangan sarana dan prasarana penunjang kegiatan LPTQ di daerah-daerah.
  • Akuntabilitas: Pemprov Kaltim menegaskan bahwa LPTQ sebagai penerima hibah wajib menyampaikan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana secara periodik dan transparan, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Audit internal dan eksternal juga siap dilakukan untuk memastikan tidak ada penyimpangan.

Sekretaris Daerah Kaltim menambahkan, seluruh dokumen terkait proses ini bersifat terbuka dan dapat diakses oleh pihak yang berkepentingan melalui kanal-kanal resmi pemerintah, sebagai bagian dari upaya peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Membangun Kepercayaan dan Mencegah Misinformasi

Upaya klarifikasi ini bukan hanya sekadar respons terhadap isu negatif, melainkan juga bagian dari strategi Pemprov Kaltim untuk membangun kepercayaan publik dan mencegah penyebaran misinformasi di era digital. Kepala Biro Kesra mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi yang diterima dari sumber-sumber yang kredibel dan tidak mudah terprovokasi oleh berita yang belum jelas kebenarannya. Media massa juga memiliki peran krusial dalam menyajikan informasi yang berimbang dan faktual, serta turut serta dalam edukasi publik mengenai mekanisme pengawasan anggaran.

Dengan adanya penjelasan komprehensif ini, Pemprov Kaltim berharap kontroversi seputar dana hibah LPTQ 2025 dapat mereda, dan fokus dapat kembali pada tujuan utama yaitu pengembangan kualitas sumber daya manusia dan peningkatan syiar Islam di Kalimantan Timur melalui program-program LPTQ yang telah direncanakan. Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap penggunaan anggaran publik demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kaltim secara keseluruhan.

Pemerintah

Padang Makin Dekat Jadi Kota Kreatif UNESCO Bidang Gastronomi 2027

Published

on

Pemerintah kota berhasil menembus Tahap II Seleksi Nasional Kota Kreatif UNESCO Creative Cities Network (UCCN) 2027. Keberhasilan ini menempatkan kota ini selangkah lebih dekat untuk meraih predikat bergengsi sebagai bagian dari jejaring kota kreatif dunia, khususnya dalam bidang gastronomi. Pencapaian ini bukan sekadar pengakuan, melainkan sebuah peluang emas untuk mengangkat kekayaan kuliner Minangkabau ke kancah global.

Proses seleksi nasional yang ketat telah menyaring sejumlah kota dari berbagai daerah di Indonesia. Kota yang terletak di pesisir barat Pulau Sumatera ini menunjukkan komitmen kuat dan potensi luar biasa dalam mengembangkan dan melestarikan warisan kulinernya. Tim seleksi nasional tampaknya terkesan dengan presentasi mendalam mengenai keunikan bumbu, teknik memasak, dan filosofi di balik setiap hidangan khas Minang.

Mengapa Gastronomi dan Apa Itu UCCN?

Pemilihan gastronomi sebagai fokus utama dalam ajang UCCN bukan tanpa alasan. Gastronomi, sebagai seni dan ilmu makanan, merupakan salah satu elemen terkuat dari identitas budaya daerah. Kuliner Minangkabau, yang dikenal dengan cita rasa kaya, rempah-rempah yang kuat, dan beragam hidangan ikonik seperti rendang, sate Padang, dan dendeng balado, telah lama menjadi daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun internasional.

UNESCO Creative Cities Network (UCCN) sendiri adalah sebuah inisiatif global yang diluncurkan oleh UNESCO pada tahun 2004 untuk mempromosikan kerja sama antar kota yang menempatkan kreativitas sebagai faktor strategis untuk pembangunan perkotaan berkelanjutan. Jaringan ini mencakup tujuh bidang kreatif: Kerajinan dan Seni Rakyat, Desain, Film, Gastronomi, Sastra, Seni Media, dan Musik. Menjadi bagian dari UCCN berarti kota tersebut diakui secara internasional atas kontribusinya dalam mengembangkan sektor kreatifnya, sekaligus membuka pintu bagi pertukaran budaya, inovasi, dan pembangunan ekonomi.

Manfaat Bergabung dengan Jaringan Kota Kreatif UNESCO

Status Kota Kreatif UCCN di bidang gastronomi akan membawa beragam manfaat signifikan bagi daerah ini. Berikut beberapa di antaranya:

  • Pengakuan Internasional: Mengangkat profil kuliner Minangkabau di mata dunia, menarik lebih banyak wisatawan dan investor.
  • Peningkatan Pariwisata: Menjadikan kota ini destinasi gastronomi unggulan, mendorong kunjungan wisata kuliner yang berkelanjutan.
  • Pengembangan Ekonomi Lokal: Mendorong pertumbuhan UMKM kuliner, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
  • Pelestarian Warisan Budaya: Memperkuat upaya pelestarian resep tradisional, teknik memasak kuno, dan ritual makan yang menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Minang.
  • Pertukaran Pengetahuan: Membuka peluang untuk berkolaborasi dengan kota-kota kreatif lain di seluruh dunia, berbagi praktik terbaik, dan inovasi dalam pengembangan gastronomi.
  • Peningkatan Kualitas Hidup: Mendorong kebanggaan lokal dan partisipasi masyarakat dalam memajukan warisan kuliner mereka.

Perjalanan Panjang Menuju Pengakuan Dunia

Upaya pemerintah kota untuk menonjolkan potensi gastronominya bukanlah hal baru. Sebelumnya, kota ini aktif mengadakan berbagai festival kuliner tahunan yang sukses menarik perhatian nasional, seperti Festival Kuliner Minangkabau yang secara konsisten memperkenalkan kekayaan rasa dan tradisi lokal. Inisiatif-inisiatif ini, yang seringkali melibatkan koki lokal, pakar kuliner, dan komunitas adat, telah membangun fondasi kuat bagi pengajuan UCCN ini. Pengalaman sukses dalam mengelola promosi kuliner Minang di tingkat nasional menjadi modal berharga dalam menghadapi seleksi global.

Langkah maju ini menunjukkan hasil dari kerja keras kolektif pemerintah daerah, pelaku industri kuliner, akademisi, dan masyarakat. Mereka bersama-sama menyusun proposal yang komprehensif, menyoroti tidak hanya kelezatan makanan, tetapi juga nilai sejarah, sosial, dan ekonomi yang melekat pada setiap hidangan.

Langkah Selanjutnya: Tahap II Seleksi Nasional

Memasuki Tahap II, pemerintah kota dan tim pengusul akan menghadapi tantangan yang lebih besar. Mereka diharapkan untuk menyajikan rencana aksi yang lebih detail dan berkelanjutan, termasuk strategi jangka panjang untuk pengembangan gastronomi, inisiatif pendidikan dan pelatihan, serta komitmen terhadap inovasi berkelanjutan. Tahap ini kemungkinan akan melibatkan kunjungan lapangan dari tim penilai nasional untuk memverifikasi data dan melihat langsung implementasi program-program yang telah berjalan.

Partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, asosiasi koki, pengusaha kuliner, hingga masyarakat umum, akan menjadi kunci keberhasilan. Kolaborasi ini penting untuk menunjukkan bahwa visi kota kreatif tidak hanya menjadi milik segelintir orang, melainkan aspirasi bersama yang didukung oleh seluruh lapisan masyarakat.

Dengan segala potensi dan persiapan yang matang, kota ini optimis dapat melewati Tahap II dan melaju ke seleksi internasional, membawa nama Indonesia, khususnya Minangkabau, sebagai salah satu pusat gastronomi dunia yang diakui oleh UNESCO. Ini adalah perjalanan panjang, namun setiap langkah maju membawa harapan besar bagi masa depan budaya dan ekonomi lokal.

Continue Reading

Pemerintah

Peningkatan Infrastruktur: 59 KM Jalan Protokol Kuala Lumpur Diturap Bertahap

Published

on

KUALA LUMPUR – Upaya masif peremajaan infrastruktur jalan tengah digencarkan di ibu kota. Sebanyak 59 kilometer (km) ruas jalan protokol dan utama di seantero Kuala Lumpur akan mengalami penurapan serta perawatan menyeluruh secara berperingkat. Proyek ambisius ini menargetkan peningkatan jangka hayat turapan hingga 50 persen, sebuah langkah signifikan dalam menjaga kualitas dan keberlanjutan jaringan jalan di salah satu kota tersibuk di Asia Tenggara.

Inisiatif ini bukan sekadar perbaikan kosmetik, melainkan investasi strategis jangka panjang untuk memastikan mobilitas yang lancar, keselamatan pengendara, dan efisiensi transportasi di Kuala Lumpur. Jaringan jalan yang prima merupakan tulang punggung aktivitas ekonomi dan sosial, sehingga pemeliharaan rutin dengan standar tinggi menjadi krusial bagi pertumbuhan kota.

Manfaat Peningkatan Kualitas Jalan bagi Warga dan Ekonomi

Penurapan jalan protokol dan utama memiliki dampak langsung dan tidak langsung yang positif bagi berbagai sektor. Dari perspektif harian, pengendara akan merasakan perbedaan signifikan. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari proyek peningkatan kualitas jalan ini:

  • Peningkatan Keselamatan Lalu Lintas: Permukaan jalan yang rata dan bebas lubang mengurangi risiko kecelakaan, terutama saat kondisi basah atau malam hari. Ini juga meningkatkan cengkeraman ban kendaraan, memberikan kendali yang lebih baik kepada pengemudi.
  • Efisiensi Transportasi dan Pengurangan Kemacetan: Jalan yang mulus memungkinkan aliran lalu lintas yang lebih lancar, mengurangi waktu tempuh dan potensi kemacetan yang sering terjadi akibat hambatan di jalan.
  • Penghematan Biaya Pemeliharaan Kendaraan: Kerusakan jalan seperti lubang dan retakan adalah penyebab utama keausan ban, suspensi, dan komponen kendaraan lainnya. Dengan jalan yang terpelihara baik, biaya perbaikan dan perawatan kendaraan dapat diminimalisir.
  • Peningkatan Estetika Kota: Jalan yang terawat rapi berkontribusi pada citra kota yang bersih, modern, dan terorganisir, penting bagi pariwisata dan daya tarik investasi.
  • Dampak Ekonomi Positif: Jalan yang baik mendukung kelancaran distribusi barang dan jasa, menurunkan biaya logistik, dan meningkatkan produktivitas bisnis. Hal ini secara tidak langsung dapat merangsang pertumbuhan ekonomi lokal.

Strategi Pelaksanaan dan Potensi Tantangan

Pelaksanaan proyek penurapan 59 km jalan ini akan dilakukan secara berperingkat, sebuah pendekatan yang bijaksana untuk meminimalkan gangguan terhadap aktivitas harian warga Kuala Lumpur. Strategi ini memungkinkan pengerjaan dilakukan di beberapa segmen jalan pada waktu berbeda, dengan perencanaan lalu lintas yang cermat.

Namun, proyek infrastruktur skala besar seperti ini tidak lepas dari potensi tantangan. Koordinasi yang efektif antara Dewan Bandaraya Kuala Lumpur (DBKL), kontraktor, dan lembaga utilitas lainnya sangat penting untuk menghindari penundaan. Pengelolaan lalu lintas selama masa konstruksi juga akan menjadi kunci, dengan sosialisasi informasi kepada publik mengenai rute alternatif atau jadwal pengerjaan menjadi prioritas untuk mengurangi frustrasi warga.

“Pendekatan berperingkat ini memungkinkan kami untuk menjaga lalu lintas tetap mengalir semaksimal mungkin sambil memastikan kualitas pengerjaan tetap optimal. Komunikasi yang transparan dengan masyarakat adalah inti dari keberhasilan proyek ini,” ujar seorang pejabat terkait yang enggan disebutkan namanya, menggarisbawahi komitmen pemerintah kota.

Komitmen Berkelanjutan untuk Infrastruktur Kuala Lumpur

Proyek penurapan 59 km jalan ini merupakan kelanjutan dari serangkaian inisiatif yang lebih luas dalam kerangka kerja pembangunan infrastruktur Kuala Lumpur. Pemerintah kota secara konsisten menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas hidup warganya melalui penyediaan fasilitas publik yang memadai.

Beberapa proyek sebelumnya telah fokus pada perluasan jaringan transportasi publik, peningkatan drainase kota, dan pengembangan ruang hijau. Inisiatif penurapan jalan ini melengkapi upaya tersebut, menciptakan sebuah ekosistem urban yang lebih efisien dan nyaman bagi penduduk maupun pengunjung.

Masa Depan Infrastruktur Jalan di Kuala Lumpur

Visi jangka panjang untuk infrastruktur jalan di Kuala Lumpur tidak hanya berhenti pada pemeliharaan, tetapi juga mencakup integrasi teknologi cerdas dan prinsip keberlanjutan. Penerapan material turapan yang lebih tahan lama, penggunaan teknologi pemantauan kondisi jalan secara real-time, dan perencanaan berbasis data akan menjadi fondasi masa depan manajemen jalan.

Dengan menargetkan peningkatan jangka hayat turapan hingga 50 persen, proyek ini tidak hanya menyelesaikan masalah jangka pendek, tetapi juga meletakkan dasar untuk mengurangi frekuensi pemeliharaan besar di masa mendatang, sehingga menghemat anggaran dan sumber daya kota. Ini adalah langkah proaktif yang mencerminkan pemikiran ke depan dalam mengelola aset publik yang vital.

Secara keseluruhan, proyek penurapan jalan di Kuala Lumpur ini adalah manifestasi dari dedikasi pemerintah kota untuk terus meningkatkan kualitas hidup warganya dan memastikan Kuala Lumpur tetap menjadi kota yang dinamis, efisien, dan nyaman untuk dihuni.

Continue Reading

Pemerintah

Pengakuan Mengejutkan Darline Graham Guncang Debat Senat South Carolina: ‘Kurang Informasi Keamanan Nasional’

Published

on

Senator Darline Graham, kandidat dalam pemilihan senat South Carolina, memicu gelombang kontroversi setelah secara terus terang mengakui kurangnya pemahaman mendalam tentang keamanan nasional dalam sebuah debat penting melawan Representative Ralph Norman. Pernyataan mengejutkan ini, yang muncul menjelang pemilihan putaran kedua untuk menggantikan kakaknya, Lindsey Graham, segera menjadi sorotan utama dan menimbulkan pertanyaan serius mengenai kesiapan Graham untuk memegang jabatan senatorial yang sangat berpengaruh.

Kontroversi di Panggung Debat

Pernyataan “Saya tidak terlalu informatif dalam hal keamanan nasional,” dari Darline Graham bukanlah sekadar pengakuan, melainkan sebuah manuver politik yang berpotensi memiliki konsekuensi besar. Terlebih, kakaknya, Senator Lindsey Graham, dikenal luas sebagai tokoh kunci Partai Republik yang vokal dan berpengaruh dalam isu-isu pertahanan dan kebijakan luar negeri. Ekspektasi publik terhadap penerus nama ‘Graham’ untuk memiliki pemahaman yang kuat di bidang ini sangatlah tinggi. Pengakuan tersebut secara efektif dapat menimbulkan keraguan di kalangan pemilih mengenai kompetensi dan kesiapannya untuk mewakili negara bagian di Senat AS, di mana isu-isu keamanan nasional menjadi salah satu prioritas utama.

Representative Ralph Norman, sebagai lawan dalam putaran kedua, tentu akan memanfaatkan celah ini untuk menyerang kredibilitas Darline Graham. Dalam politik kompetitif, pernyataan semacam ini adalah ‘hadiah’ bagi lawan, memungkinkan mereka menyoroti perbedaan dalam pengalaman dan persiapan calon. Kekosongan kursi Senat yang ditinggalkan Lindsey Graham adalah salah satu yang paling diincar, dan pernyataan Darline Graham ini menambah intrik dalam persaingan ketat di negara bagian yang cenderung konservatif ini.

Mengapa Pernyataan Ini Krusial?

Peran seorang Senator Amerika Serikat mencakup tanggung jawab besar dalam membentuk kebijakan luar negeri dan keamanan nasional. Anggota Senat, terutama mereka yang duduk di Komite Hubungan Luar Negeri atau Komite Angkatan Bersenjata, secara langsung terlibat dalam pengawasan perjanjian internasional, otorisasi penggunaan kekuatan militer, serta pengawasan anggaran pertahanan. Sebuah pengakuan akan ‘kurangnya informasi’ di bidang sepenting itu dari seorang calon senator berpotensi menggambarkan dirinya sebagai kurang siap untuk mengemban tugas-tugas tersebut. Peran Senat dalam kebijakan luar negeri dan keamanan sangat fundamental bagi posisi Amerika Serikat di kancah global.

Pernyataan ini juga dapat dianalisis dari beberapa sudut pandang:

  • Blunder Kampanye: Ini bisa jadi kesalahan bicara yang signifikan, mengingat taruhan tinggi dalam pemilihan senat.
  • Strategi Kejujuran: Mungkin ia mencoba menampilkan diri sebagai sosok yang jujur dan rendah hati, namun risikonya terlalu besar dalam isu krusial.
  • Ketiadaan Pengalaman: Terlepas dari niatnya, pengakuan ini menyoroti potensi kurangnya pengalaman atau kedalaman pemahaman yang diharapkan dari seorang legislator tingkat nasional.

Dinamika Perebutan Kursi Senat: Sorotan Utama Debat

Selain pernyataan kontroversial Darline Graham, debat tersebut juga membahas sejumlah isu krusial lainnya yang menjadi perhatian pemilih South Carolina. Fokus perdebatan tidak hanya pada kapasitas kandidat dalam urusan federal, tetapi juga pada isu-isu domestik yang secara langsung memengaruhi kehidupan warga. Dari debat tersebut, setidaknya ada lima poin penting yang dapat diidentifikasi:

  • Kesiapan Keamanan Nasional: Meskipun Darline Graham mengakui kekurangannya, isu ini tetap mendominasi perdebatan, dengan Norman menekankan pentingnya pemahaman mendalam tentang ancaman global dan pertahanan negara.
  • Ekonomi dan Inflasi: Kedua kandidat mempresentasikan pandangan mereka tentang cara mengatasi inflasi yang merajalela, biaya hidup yang meningkat, dan strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di South Carolina.
  • Perawatan Kesehatan: Isu aksesibilitas dan keterjangkauan perawatan kesehatan menjadi topik hangat, dengan masing-masing calon menawarkan solusi berbeda untuk sistem kesehatan yang kompleks.
  • Imigrasi dan Keamanan Perbatasan: Ini adalah isu sentral bagi Partai Republik, dan kedua kandidat menguraikan posisi mereka yang tegas dalam penegakan perbatasan dan reformasi imigrasi.
  • Masa Depan Partai: Debat juga menyentuh arah Partai Republik, dengan kandidat berupaya memposisikan diri sebagai yang paling sesuai untuk mewakili nilai-nilai konservatif di tingkat nasional, sekaligus menarik pemilih independen.

Reaksi Publik dan Analisis Politik

Pernyataan Darline Graham kemungkinan besar akan mendominasi siklus berita lokal dan nasional, serta menjadi bahan perbincangan utama di antara pemilih. Media sosial telah riuh dengan berbagai komentar, mulai dari kritik tajam hingga pembelaan yang menyebutnya sebagai kejujuran yang langka di dunia politik. Para analis politik memprediksi bahwa pernyataan ini akan sangat memengaruhi sentimen pemilih, terutama di kalangan mereka yang sangat peduli dengan pertahanan dan posisi Amerika di dunia.

Dalam beberapa laporan politik sebelumnya, dinamika pemilihan senat di South Carolina telah menyoroti pentingnya warisan politik dan kemampuan kandidat untuk secara mandiri menunjukkan kompetensi. Pengakuan Graham ini menempatkan kampanyenya pada titik krusial, memaksa timnya untuk bekerja keras mengelola narasi dan meyakinkan pemilih bahwa ia memiliki kapasitas untuk belajar dan tumbuh, atau bahwa kekurangannya di satu area tidak menghalangi kemampuannya secara keseluruhan. Hasil pemilihan putaran kedua akan sangat bergantung pada bagaimana pemilih South Carolina menimbang antara kejujuran yang kontroversial dan persyaratan ketat dari jabatan Senat AS.

Continue Reading

Trending