Hukum & Kriminal
Sindikat Narkotika Etomidate Terbongkar di PIK, Warga Singapura Diringkus Polda Metro Jaya
Polda Metro Jaya berhasil membongkar sebuah industri rumahan narkotika jenis Etomidate di kawasan elite Pantai Indah Kapuk (PIK). Dalam operasi penindakan tersebut, aparat kepolisian menangkap seorang warga negara Singapura yang diduga menjadi otak sekaligus operator jaringan tersebut. Ribuan kartrid Etomidate siap edar, yang diperkirakan bernilai fantastis, turut disita sebagai barang bukti. Pengungkapan ini menyoroti kembali ancaman serius peredaran narkotika, terutama dengan modus operandi industri rumahan yang semakin marak.
Skala Operasi dan Modus Operandi Terungkap
Penggerebekan yang dilakukan oleh tim khusus Polda Metro Jaya ini berlangsung di sebuah ruko atau kediaman yang disulap menjadi fasilitas produksi narkotika. Petugas menemukan berbagai peralatan laboratorium sederhana namun efektif yang digunakan untuk meracik dan mengemas Etomidate menjadi bentuk siap jual. Penangkapan warga negara Singapura berinisial JS menjadi bukti bahwa sindikat narkotika tidak mengenal batas negara. Aparat mencurigai JS berperan penting dalam pengadaan bahan baku serta distribusi produk jadi, mungkin hingga ke pasar internasional.
- Ribuan Kartrid Siap Edar: Total ribuan unit kartrid Etomidate ditemukan, mengindikasikan skala produksi yang signifikan dan potensi penyebaran yang luas.
- Peralatan Laboratorium: Ditemukan alat-alat peracik, bahan kimia prekursor, dan perlengkapan pengemasan yang mengonfirmasi adanya aktivitas produksi skala kecil.
- Modus Operandi Rumahan: Pelaku memanfaatkan lingkungan perumahan atau ruko yang padat penduduk untuk menghindari deteksi, menyamarkan aktivitas ilegal sebagai kegiatan biasa.
Bahaya Etomidate: Narkotika Baru yang Mengancam
Etomidate, secara medis, adalah obat anestesi intravena yang digunakan untuk induksi anestesi umum dan sedasi. Namun, di tangan yang salah, obat ini dapat disalahgunakan sebagai zat psikoaktif yang berbahaya. Efek penyalahgunaan Etomidate dapat meliputi halusinasi, disorientasi, kehilangan kesadaran, hingga depresi pernapasan yang berakibat fatal. Maraknya temuan Etomidate di pasar gelap mengindikasikan adanya pergeseran tren narkotika yang diedarkan oleh sindikat ke jenis-jenis obat yang awalnya memiliki fungsi medis. Fenomena ini menghadirkan tantangan baru bagi pihak berwenang dalam upaya pencegahan dan penindakan.
Penyalahgunaan obat-obatan seperti Etomidate seringkali menjadi perhatian serius otoritas kesehatan dan penegak hukum. Informasi lebih lanjut mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika dapat diakses melalui Badan Narkotika Nasional, yang secara aktif mengampanyekan edukasi tentang risiko zat-zat terlarang.
Jejak Jaringan Internasional dan Tantangan Penegakan Hukum
Penangkapan warga negara Singapura dalam kasus ini mempertegas bahwa kejahatan narkotika merupakan isu lintas negara yang membutuhkan kerja sama regional dan internasional. Sindikat-sindikat ini kerap memanfaatkan celah hukum dan koneksi antarnegara untuk melancarkan operasinya, mulai dari pasokan bahan baku hingga distribusi produk jadi. Kasus serupa sebelumnya, seperti pengungkapan pabrik sabu di perumahan mewah atau laboratorium ekstasi di apartemen, menunjukkan adaptasi pelaku dalam menghindari pantauan polisi. Ini menjadi pengingat bahwa ancaman narkotika terus berevolusi, memaksa aparat penegak hukum untuk terus meningkatkan kapasitas dan strategi investigasi mereka.
- Kolaborasi Internasional: Pentingnya kerja sama dengan negara tetangga untuk memutus mata rantai pasokan dan jaringan transnasional.
- Peningkatan Pengawasan: Perlunya pengawasan lebih ketat terhadap peredaran bahan kimia prekursor yang sering disalahgunakan dalam pembuatan narkotika.
Ancaman Narkotika Rumahan dan Peran Masyarakat
Pengungkapan industri Etomidate di PIK ini sekali lagi menyoroti kerentanan kawasan perumahan elit sebagai lokasi operasi narkotika rumahan. Pelaku seringkali memilih lokasi-lokasi strategis yang minim kecurigaan, menyamarkan aktivitas ilegal mereka di balik penampilan rumah tangga normal. Masyarakat memiliki peran vital dalam membantu aparat penegak hukum. Kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, laporan atas aktivitas mencurigakan, serta edukasi tentang bahaya narkotika menjadi kunci dalam memerangi peredaran zat-zat terlarang. Polisi mengimbau agar masyarakat tidak ragu melaporkan jika menemukan indikasi adanya aktivitas mencurigakan yang berpotensi menjadi sarang narkotika. Keberhasilan dalam membongkar kasus ini adalah hasil dari kerja keras aparat yang didukung oleh informasi dan pengawasan yang cermat.
Hukum & Kriminal
Tragedi Maut di Muar: Ibu dan Anak Tewas dalam Tabrakan Hebat Mobil dengan Lori
MUAR – Dua beranak dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mobil yang mereka tumpangi terlibat dalam tabrakan hebat dengan sebuah lori. Insiden tragis ini terjadi di Jalan Temenggung Ahmad, Parit Unas, pada hari ini, mengguncang ketenangan masyarakat setempat dan menyisakan duka mendalam.
Kecelakaan maut tersebut melibatkan sebuah kendaraan pribadi yang dikendarai oleh seorang ibu bersama anaknya, dan sebuah lori berukuran besar. Benturan keras antara kedua kendaraan tersebut menyebabkan kerusakan parah pada mobil penumpang, menjebak para korban di dalamnya.
Detail Tragedi dan Respons Awal
Pihak berkuasa menerima laporan mengenai insiden sekitar tengah hari. Anggota Polis Diraja Malaysia (PDRM) dan Jabatan Bomba dan Penyelamat Malaysia (JBPM) segera dikerahkan ke lokasi kejadian. Tim penyelamat menghadapi tantangan dalam upaya mengeluarkan kedua korban yang terjebak di dalam bangkai mobil yang ringsek.
Petugas medis yang tiba di tempat kejadian segera melakukan pemeriksaan, namun sayangnya, kedua korban dipastikan telah meninggal dunia akibat luka parah yang diderita. Korban kemudian diidentifikasi sebagai seorang ibu dan anak kandungnya. Nama lengkap korban belum dirilis ke publik menunggu pemberitahuan kepada keluarga terdekat.
- Identitas Korban: Seorang ibu dan anak (nama belum dirilis)
- Kendaraan Terlibat: Mobil penumpang dan lori
- Lokasi Spesifik: Jalan Temenggung Ahmad, Parit Unas
- Respons Darurat: PDRM dan JBPM segera tiba di lokasi untuk operasi penyelamatan dan penanganan lalu lintas.
Insiden ini sontak menarik perhatian warga yang melintas, menyebabkan kemacetan lalu lintas di area sekitar Parit Unas. Petugas kepolisian berupaya keras mengamankan lokasi dan mengatur arus kendaraan demi kelancaran proses evakuasi dan penyelidikan awal.
Penyelidikan Mendalam dan Upaya Penegakan Hukum
Pihak berkuasa telah memulai penyelidikan menyeluruh untuk menentukan penyebab pasti dari kecelakaan tragis ini. Unit Investigasi dan Penegakan Lalu Lintas (JSPT) PDRM mengumpulkan bukti-bukti di tempat kejadian, termasuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengambil keterangan dari saksi mata yang berada di sekitar lokasi.
Sopir lori yang terlibat dalam insiden tersebut juga akan menjalani pemeriksaan untuk memberikan versi kejadian dari pihaknya. Pihak kepolisian tidak menutup kemungkinan untuk memeriksa rekaman kamera CCTV di sepanjang jalan jika tersedia, guna mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai dinamika kecelakaan.
- Langkah-langkah Penyelidikan:
- Olah TKP secara detail oleh PDRM.
- Pemeriksaan intensif terhadap sopir lori dan saksi mata.
- Analisis kondisi kendaraan yang terlibat dan jejak pengereman.
- Pencarian rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
- Autopsi terhadap jenazah korban untuk memastikan penyebab kematian.
Kasus ini disiasat di bawah Seksyen 41(1) Akta Pengangkutan Jalan 1987 yang berkaitan dengan kesalahan menyebabkan kematian karena mengemudi secara berbahaya. Pihak berkuasa berjanji akan melakukan investigasi secara transparan dan adil untuk mengungkap kebenaran di balik tragedi ini.
Panggilan untuk Keselamatan Jalan Raya dan Pencegahan
Tragedi di Muar ini kembali mengingatkan kita akan pentingnya keselamatan di jalan raya. Statistik menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu penyebab utama kematian di Malaysia, dengan banyak insiden melibatkan tabrakan antara kendaraan besar dan kecil.
Pemerintah dan berbagai organisasi keselamatan jalan raya terus mengampanyekan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, kondisi kendaraan yang prima, serta kewaspadaan pengemudi. Data dari Institut Penyelidikan Keselamatan Jalan Raya Malaysia (MIROS) sering kali menyoroti faktor-faktor penyebab kecelakaan, seperti kecepatan berlebihan, mengemudi dalam keadaan mengantuk, dan penggunaan telepon genggam saat berkendara.
Artikel ini juga mengingatkan akan insiden serupa yang pernah terjadi di berbagai daerah lain, menyoroti pola dan risiko yang harus diwaspadai oleh setiap pengguna jalan. Edukasi berkelanjutan dan penegakan hukum yang tegas diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan maut di masa depan.
Para pengguna jalan diimbau untuk selalu memprioritaskan keselamatan diri dan orang lain. Beberapa tips keselamatan yang selalu ditekankan oleh pihak berkuasa meliputi:
- Patuhi Batas Kecepatan: Mengemudi sesuai batas kecepatan yang ditentukan dan sesuaikan dengan kondisi jalan.
- Jaga Jarak Aman: Pastikan selalu ada jarak yang cukup antara kendaraan Anda dengan kendaraan di depan.
- Istirahat Jika Mengantuk: Hentikan perjalanan dan beristirahatlah jika merasa lelah atau mengantuk.
- Periksa Kondisi Kendaraan: Lakukan pemeriksaan rutin terhadap rem, ban, lampu, dan sistem kendaraan lainnya.
- Fokus Saat Berkendara: Hindari segala bentuk gangguan, seperti penggunaan telepon genggam atau aktivitas lain yang dapat mengalihkan perhatian.
Semoga insiden tragis ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih serius dalam menjaga keselamatan di jalan raya. Pihak keluarga korban diberikan ruang untuk berduka, dan masyarakat berharap agar investigasi dapat berjalan lancar untuk mengungkap penyebab pasti.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai tips keselamatan jalan raya, Anda dapat mengunjungi situs web resmi Institut Penyelidikan Keselamatan Jalan Raya Malaysia (MIROS).
Hukum & Kriminal
Warga Asing Serang Pelajar di Setapak: Polisi Tangkap dan Reman Pelaku
Penegak hukum berhasil mengamankan seorang individu yang diduga kuat terlibat dalam insiden penyerangan brutal terhadap seorang pelajar kolej. Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban menunggu bus di hentian bus Jalan Danau Saujana, Setapak, menyebabkan keresahan di kalangan masyarakat, terutama mahasiswa dan orang tua.
Polisi mengonfirmasi penangkapan tersangka, yang merupakan seorang warga asing, dan kini sedang menjalani proses reman untuk penyelidikan lebih lanjut. Kecepatan tindakan polisi ini menunjukkan komitmen serius dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum, sekaligus memberikan sinyal jelas bahwa tindakan kriminalitas tidak akan ditoleransi.
Kronologi Penangkapan dan Detil Insiden
Insiden penyerangan yang menggemparkan ini terjadi di area publik yang ramai, memicu kekhawatiran serius mengenai keselamatan individu, terutama bagi mereka yang mengandalkan transportasi umum. Menurut sumber kepolisian, korban yang merupakan pelajar kolej, diserang menggunakan senjata tajam oleh pelaku tak dikenal saat sedang menunggu bus. Detil mengenai jenis senjata dan tingkat keparahan cedera korban belum dirinci secara penuh, namun penyerangan tersebut cukup serius untuk memicu respons cepat dari aparat.
Menyusul laporan kejadian, tim penyelidik dari pihak kepolisian segera melancarkan operasi perburuan. Kerja keras dan koordinasi yang efektif membuahkan hasil, dengan penangkapan tersangka warga asing di lokasi yang tidak diungkapkan secara spesifik demi kepentingan penyelidikan. Identitas lengkap pelaku masih dirahasiakan seiring berjalannya proses hukum. Keberhasilan penangkapan ini memberikan sedikit kelegaan bagi komunitas yang cemas, namun pertanyaan mengenai motif dan latar belakang insiden masih menjadi fokus utama penyelidikan.
Proses Hukum dan Implikasi
Setelah penangkapan, tersangka langsung dibawa ke hadapan majistret untuk proses reman, sebuah prosedur standar dalam sistem peradilan Malaysia. Reman memungkinkan pihak kepolisian untuk menahan tersangka selama jangka waktu tertentu guna memfasilitasi penyelidikan mendalam, termasuk pengambilan keterangan, pengumpulan bukti forensik, dan penelusuran kemungkinan adanya kaki tangan atau motif lain di balik serangan tersebut. Ini adalah langkah krusial untuk memastikan seluruh aspek kasus terungkap sebelum dakwaan resmi diajukan.
Implikasi dari insiden seperti ini tidak hanya terbatas pada korban dan pelaku, melainkan juga menyentuh seluruh aspek sosial dan keamanan. Masyarakat menjadi lebih waspada, dan pihak berwenang dihadapkan pada tantangan untuk terus memperkuat strategi pencegahan kejahatan. Penanganan kasus ini secara transparan dan adil akan menjadi tolok ukur kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Beberapa poin penting dalam proses hukum:
- Penahanan Awal: Tersangka ditahan berdasarkan laporan dan bukti awal.
- Perintah Reman: Diperoleh dari majistret untuk memperpanjang penahanan sementara.
- Pengumpulan Bukti: Mencakup sidik jari, rekaman CCTV, keterangan saksi, dan pemeriksaan medis korban.
- Penyelidikan Motif: Menentukan alasan di balik serangan, apakah perampokan, dendam, atau hal lain.
- Pendakwaan: Jika bukti cukup, tersangka akan didakwa di pengadilan.
Peningkatan Kewaspadaan dan Langkah Pencegahan
Insiden penyerangan ini kembali menyoroti isu keamanan publik yang kerap menjadi perhatian, khususnya di wilayah perkotaan padat penduduk seperti Setapak. Otoritas penegak hukum secara rutin mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap lingkungan sekitar dan mengambil langkah pencegahan untuk melindungi diri. Kejadian ini juga beresonansi dengan seruan-seruan sebelumnya mengenai perlunya peningkatan patroli dan sistem pengawasan di area-area rawan.
Bagi para pelajar dan masyarakat umum, menjaga diri di ruang publik menjadi semakin penting. Pihak kepolisian mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib. Upaya kolaboratif antara polisi dan komunitas merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua. Untuk informasi lebih lanjut mengenai upaya kepolisian dan panduan keamanan, masyarakat dapat mengunjungi portal resmi Polisi Diraja Malaysia (PDRM).
Berikut adalah beberapa tips keselamatan yang bisa diterapkan:
- Selalu waspada terhadap lingkungan sekitar, terutama saat menunggu di tempat sepi atau larut malam.
- Hindari menggunakan ponsel terlalu intensif di tempat umum yang ramai, karena dapat mengurangi kewaspadaan.
- Berjalanlah bersama teman atau dalam kelompok jika memungkinkan, terutama di malam hari.
- Laporkan segera setiap orang atau aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib.
- Pelajari rute perjalanan yang aman dan terang.
- Bawa alat pelindung diri dasar jika merasa perlu, seperti peluit atau semprotan merica (sesuai regulasi lokal).
Polisi terus melakukan penyelidikan mendalam terhadap kasus ini dan berjanji akan memberikan pembaruan seiring berjalannya waktu. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi, seraya mempercayakan proses hukum sepenuhnya kepada pihak berwenang.
Hukum & Kriminal
Pergeseran Peran Piche Kota: Dari Tersangka Menjadi Saksi Kunci di Sidang Asusila
Pergeseran Status Hukum: Dari Tersangka Menjadi Saksi Kunci
JAKARTA – Piche Kota, sosok yang sempat menjadi sorotan publik terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus asusila, kini dipastikan akan hadir di persidangan dengan kapasitas yang berbeda. Meskipun status tersangkanya secara resmi telah digugurkan, Piche Kota akan memberikan kesaksian penting sebagai saksi dalam sidang kasus dugaan tindak asusila yang sedang berjalan. Kehadiran ini menandai sebuah pergeseran signifikan dalam dinamika hukum kasus tersebut, menarik perhatian publik dan para pengamat hukum.
Kepastian kehadiran Piche Kota ini disampaikan langsung oleh Cosmas Jo Oko, kuasa hukum Piche Kota. Menurut Cosmas, kehadiran kliennya di persidangan murni didasarkan pada niat untuk membantu kelancaran proses hukum dan memberikan kejelasan atas fakta-fakta yang ada. Penarikan status tersangka merupakan perkembangan krusial yang menempatkan Piche Kota dalam posisi baru, di mana ia diharapkan dapat memberikan keterangan yang objektif tanpa beban status hukum sebelumnya.
Misi Piche Kota: Membantu Penegakan Hukum
Cosmas Jo Oko menegaskan bahwa keputusan Piche Kota untuk hadir sebagai saksi adalah bentuk tanggung jawab moral dan komitmen terhadap penegakan keadilan. “Kehadiran klien kami di persidangan untuk membantu berjalannya proses hukum kasus dugaan tindak asusila ini,” jelas Cosmas. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa kesaksian Piche Kota bukan hanya sekadar memenuhi panggilan pengadilan, melainkan upaya aktif untuk berkontribusi pada pencarian kebenaran di tengah rumitnya kasus ini.
Peran sebagai saksi memungkinkan Piche Kota untuk menyampaikan versi kejadian atau informasi yang ia ketahui tanpa menghadapi ancaman penuntutan pidana terkait statusnya sebagai pihak yang diduga terlibat. Ini bisa menjadi momentum penting bagi pengadilan untuk menggali informasi baru atau mengkonfirmasi detail-detail yang selama ini masih menjadi tanda tanya. Harapan besar tertumpu pada kesaksian Piche Kota untuk membantu majelis hakim dalam membuat keputusan yang adil dan berlandaskan bukti.
Lika-liku Kasus Asusila dan Implikasinya
Kasus dugaan tindak asusila seringkali melibatkan kompleksitas bukti dan keterangan saksi, serta memiliki sensitivitas tinggi. Penanganan kasus seperti ini memerlukan kehati-hatian ekstra dari seluruh pihak yang terlibat, mulai dari penyidik, jaksa penuntut, kuasa hukum, hingga majelis hakim. Pergantian status hukum seseorang dari tersangka menjadi saksi merupakan hal yang sah dalam sistem peradilan, biasanya terjadi setelah evaluasi ulang alat bukti yang tersedia, atau ditemukannya fakta baru yang mengubah konstruksi kasus.
Pentingnya setiap keterangan saksi dalam kasus asusila tidak bisa diremehkan. Setiap detail, bahkan yang tampak kecil sekalipun, bisa menjadi kunci untuk mengungkap kebenaran dan menempatkan tanggung jawab pada pihak yang tepat. Hadirnya Piche Kota sebagai saksi memberikan dimensi baru pada kasus ini, berpotensi memengaruhi arah persidangan, baik dalam memperkuat maupun melemahkan argumen pihak-pihak yang bersengketa.
Rekam Jejak Kasus: Kilas Balik Kontroversi
Sebelum keputusan untuk menggugurkan status tersangkanya, Piche Kota sempat menjadi figur sentral dalam pemberitaan terkait kasus asusila ini. Penetapan dirinya sebagai tersangka pada awal investigasi memicu berbagai spekulasi dan perdebatan publik. Proses hukum yang panjang dan melelahkan, diiringi dengan upaya pembelaan dari tim kuasa hukum, akhirnya membuahkan hasil dengan dicabutnya status tersangka tersebut. Keputusan ini menunjukkan bahwa sistem peradilan terus bergerak dan beradaptasi seiring dengan perkembangan fakta dan bukti.
Kasus ini sebelumnya sempat memicu diskusi luas mengenai standar pembuktian dalam kasus asusila, terutama ketika melibatkan pihak-pihak dengan latar belakang tertentu. Publik juga menantikan bagaimana perjalanan persidangan ini akan berakhir, mengingat sensitivitas isu dan potensi dampak sosial dari putusan yang akan dihasilkan. Hadirnya Piche Kota sebagai saksi diharapkan dapat menjawab beberapa pertanyaan krusial yang selama ini masih menggantung.
Analisis Dampak Keterangan Saksi Terhadap Persidangan
Keterangan Piche Kota diyakini akan menjadi salah satu titik fokus dalam sidang mendatang. Sebagai seseorang yang memiliki kedekatan dengan peristiwa yang diselidiki, penjelasannya dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif kepada majelis hakim. Ini adalah kesempatan bagi pengadilan untuk mendapatkan perspektif langsung dari seorang individu yang sebelumnya berada dalam lingkaran terdekat dengan dugaan tindak pidana.
- Validasi Fakta: Kesaksian Piche Kota dapat memvalidasi atau membantah keterangan saksi lain yang telah dihadirkan sebelumnya.
- Pengungkapan Detail Baru: Ada kemungkinan Piche Kota memiliki informasi atau detail yang belum terungkap di persidangan.
- Dampak pada Dakwaan: Keterangan yang diberikan dapat memperkuat atau melemahkan dakwaan jaksa penuntut umum, bahkan memengaruhi tuntutan akhir.
- Kredibilitas Proses: Kehadiran dan kesaksiannya menambah kredibilitas proses peradilan yang berupaya menggali semua informasi relevan.
Dengan demikian, kehadiran Piche Kota sebagai saksi bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah momen krusial yang dapat menentukan arah akhir dari kasus dugaan tindak asusila ini. Publik dan para pihak terkait kini menantikan kesaksiannya dengan harapan akan terkuaknya kebenaran dan tercapainya keadilan.
-
Daerah3 bulan agoSoal Penertiban Dishub Samarinda, Berita Media Online Indcyber Menuduh dan Mengandung Fitnah..?
-
Teknologi4 bulan agoWaspada Penipuan Top Up Free Fire Jelang THR, Kenali Ciri Platform Palsu dan Cara Aman Transaksi
-
Daerah4 bulan agoBupati Bandung Tegaskan Larangan Keras Penggunaan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran ASN 2026
-
Pemerintah4 bulan agoDPR RI Desak Tangsel Integrasikan Layanan Perizinan dan Pembiayaan UMKM
-
Olahraga4 bulan agoAnalisis Mendalam: Layakkah Joao Pedro Disandingkan dengan Haaland dan Mbappe?
-
Hukum & Kriminal5 bulan agoFBI Geledah Kediaman dan Kantor Kepala LAUSD Alberto Carvalho, Selidiki Kontrak Teknologi $6 Juta
-
Pemerintah5 bulan agoAnalisis Kritis Setahun Kepemimpinan Siska di Kendari: Menakar Janji dan Realisasi
-
Pemerintah3 bulan agoTuduhan Pelecehan Seksual Mantan Staf Guncang Kampanye Gubernur Eric Swalwell di California
